Awas, Facebook Palsu Hadir di Indonesia

pic032VIVAnews – Facebook merupakan situs jejaring sosial terlaris di Indonesia. Bahkan menurut data Alexa, Facebook merupakan situs yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet di tanah air, di atas Google, Yahoo, Blogger, ataupun YouTube.

Tingginya popularitas Facebook ternyata telah dimanfaatkan oleh penjahat dunia maya, atau istilah kerennya cyber criminal. Mereka telah membangun situs Facebook versi Indonesia yang bertujuan untuk penipuan (phising). Pengguna yang terjebak akan secara sengaja menyerahkan informasi username dan password akun Facebook mereka ke kriminal tersebut.

“Jika dilihat sekilas, tampilan situs Facebook gadungan ini memang mirip aslinya, termasuk ketersediaan sarana registrasi bagi pengguna baru. Begitu pun dengan icon, gambar, judul halaman dan elemen lain yang lazim dijumpai pada laman utama Facebook ketika baru dibuka,” kata Brama Setyadi, seorang praktisi teknologi pada VIVAnews, 26 Oktober 2009.

“Satu-satunya yang membuat laman ini berbeda adalah alamatnya, yakni http://facabook.co.tv/indonesia,” ucap Brama yang awalnya mendapatkan pesan phising tersebut di inboks akun Facebook-nya.

Pada laman Facebook asli, Brama menyebutkan, data login yang dimasukkan pengguna akan dikirim menggunakan metode POST ke file login.php di alamat ‘https://login.facebook.com’.

“Sekadar info, HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah protokol yang digunakan untuk mengamankan jalur pengiriman data dengan memanfaatkan enkripsi,” kata Brama. “Sementara Facebook palsu mengirimkan data login ke file src-login.php di alamat http://facabook.co.tv,” ucapnya.

“Dari sini sebenarnya dapat diketahui bahwa sebenarnya si pembuat laman sama sekali tidak mengirimkan data untuk keperluan otentikasi, melainkan hanya merekam data login ke dalam database miliknya,” ucap Brama.

Menurut laporan beberapa korban, informasi tentang Facebook palsu ini didapat lewat fasilitas message Facebook, meskipun si phiser tidak masuk ke dalam daftar teman. Isi beritanya kurang lebih mengharuskan si calon korban untuk melakukan login ke facebook dengan segera karena sistem administrasi Facebook sedang dalam tahap seleksi pengguna aktif. Sembari melampirkan alamat palsu di atas, phiser juga menyuruh meneruskan pesan yang dibuatnya kepada 15 pengguna Facebook lain.

Lalu apa yang terjadi jika pengguna memasukkan informasi kredensial ke laman ini? Setelah merekam data login si pembuat akan langsung mengalihkan laman ke alamat login Facebook yang asli. Seakan-akan pengguna telah salah atau belum memasukkan informasi login.

“Anda yang telah terlanjur memasukkan informasi login di situs tersebut, ada baiknya segera mengubah password Facebook yang Anda punya,” ucap Brama.

Posted in 1. Leave a Comment »

Twitter Bantu Perkaya Kosakata …

(rah)Tweeter

LONDON – Bermain situs jejaring sosial seperti Twitter ternyata memang sangat banyak manfaatnya. Selain membantu menyebarkan informasi, kalimat yang dituliskan para pengguna, sangat membantu dalam memperkenalkan ratusan kata baru.

Editor kamus bahasa Inggris populer Collins English Dictionary Ellain Higgleton mengaku, telah menambahkan sekira 267 kata baru, termasuk kata ‘tweet’ yang dahulu tak lebih didefinisikan sebagai bunyi suara burung.

Higgleton terutama sangat mengapresiasi para generasi muda yang menghabiskan lebih banyak waktu dalam bersosialisasi dan menyebarkan informasi di dunia maya.

“Hal ini membuat mereka cenderung mengekspresikan diri mereka dalam bahasa sehari-hari yang tidak pernah diguanakan pada percakapan secara langsung,” kata Higgleton, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (31/8/2009).

Sebagai konsekuensinya, kata-kata seperti ‘hmm’ dan ‘heh’ kini masuk dalam entri kamus bahasa. Begitu juga dengan kata lain seperti ‘mmuah’ yang menggambarkan ciuman hangat, atau kata semisal ‘cih’ yang menandakan pencelaan.

Hasil kekayaan bahasa tak hanya disumbangkan oleh generasi muda saja, peristiwa yang tengah terjadi seperti resesi ekonomi dan keadaan lingkungan hidup juga turut menyuburkan lahan kosakata.

Namun Higgleton menekankan, kata-kata seperti itu tidak akan tercantum selamanya di kamus. Karena suatu hari nanti, kata tersebut akan digantikan dengan kata baru yang muncul sesuai dengan perkembangan bahasa dan peristiwa yang terjadi.

Kedubes Malaysia Diancam Bom

mat, 28 August 2009 12:13 WIB

Jakarta, (tvOne)

Kedutaan Besar Malaysia di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, mendapat ancaman bom. Ancaman disampaikan melalui layanan pesan singkat 1717 milik Kepolisian Daerah Metro Jaya. “Informasinya kami terima sekitar pukul 10.30,” kata Kepala Kepolisian Sektor Setiabudi, Komsaris Adjie Indra, Jumat 28 Agustus 2009.

Beberapa hari belakangan, Kedutaan Besar Malaysia memang menjadi sasaran amarah masyarakat Indonesia. Hal itu terkait kasus pemakaian Tari Pendet dalam iklan pariwisata Malaysia. Namun, belum dapat dipastikan apakah ancaman bom itu terkait pencurian kebudayaan asli Indonsia yang telah dilakukan Malaysia untuk kesekian kalinya itu.

Pascaledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlto Jumat 17 Juli lalu, ancaman bom membombardir sejumlah pengelola gedung perkantoran di Jakarta. Di antaranya Gedung BEJ, Wisma Bakrie, Hotel Kempinski, Grand Indonesia, dan SPBU yang berlokaksi di dekat kediaman Presiden SBY. Namun seluruhnya nihil. (VIVAnews.com)

Posted in 1. Leave a Comment »

3 Pulau Indonesia Dijual di Internet..?

pic010
Sungguh sangat terkejut ketika melihat beritanya di televisi beberapa hari yang lalu, dimana memberitakan ada 3 pulau di Indonesia diperjual belikan yang secara online di Internet. Ketiga pulau itu adalah Pulau Macaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui yang semuanya terletak di Kepulauan Mentawai.

Dalam situs tersebut tertulis dalam bahasa inggris dan diterjemahkan oleh Karo Cyber Community kedalam bahasa Indonesia, bahwa pulau Siloinak adalah sebuah pulau unggulan yang terletak di Mentawai dengan luas kurang lebih 24 hektar

masing-masing pulau dijual dengan harga yang bervariasi. Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hektar dihargau US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar dihargai US$ 8 juta.

Kemunculan iklan dari penjualan pulau ini sungguh sangat disayangkan. Ini menunjukan bahwa kita kurang dapat menjaga dan mencintai aset-aset negara kita ini. Sebenarnya ada banyak sekali pulau-pulau terluar yang tidak terdata dan tidak memiliki nama yang masih tersebar sepanjang kepulauan Indonesia. Inilah yang membuat banyak pihak asing yang tidak bertanggung jawab ingin memilikinya, apalagi jika dipulau tersebut terindikasi memiliki potensi yang luar biasa dan belum terexploitasi. Kita tentu masing ingat dengan kasus pulau sipadan dan Ligitan yang dirampas* dari tangan Indonesia oleh negara lain.

Belum adanya pemberitaan resmi mengenai hal di media massa, sehingga ke-absahan tentang penjulan Pulau tersebut, sehingga belum dapat dipastikan bahwa penjualan sebuah pulau tersebut memang benar-benar serius atau hanya sekedar cari sensasi belaka.
pulau
Dalam ketentuan hukum UU Agraria Indonesia kita pun tidak diperkenankan menjual pulau ke tangan asing. Tapi dalam penyelenggaraannya, penyelewengan mungkin saja bisa terjadi. Kita berharap agar pemerintah baik pusat maupun daerah harusnya memberikan perhatian kepada pulau-pulau terluar dan terdepan yang ada di Indonesia karena pulau terluar atau terdepan tersebut adalah titik-titik batas wilayah negara kita ini.

Mari kita jaga budaya dan kekayaan negara ini, agar tidak dijajah kembali oleh tangan-tangan serakah.

Orang Indonesia ( OI ) kah Aku…?

love IndonesiaJiwa Nasionalisme saat ini wajib dipertanyakan, seiring dengan perkembangan era Globalisasi yang sangat-sangat plural, budaya yang diterima oleh kita khususnya para remaja dan Anak-anak di masa ini sangatlah memprihatinkan dan bukan tidak mungkin 10 sampai dengan 20 tahun mendatang anak anak kita tak kenal lagi pahlawannya, tak kenal lagi lagu kebangsaannya, tak kenal lagi warna bendera sendiri bahkan yang sangat memilukan mungkin tak kenal lagi dengan pakaiannya sendiri..

Enam puluh Empat tahun sejak diploklamirkan kemerdekaan Indonesia tahun 1945, dan Seratus satu tahun Kebangkitan Nasional Indonesia 1908, Apa yang terjadi dengan bangsa yang kita cintai ini, Carut Marut Pasca Reformasi belum bisa kita atasi dengan cara seksama, kesenjangan sosial semakin memprihatinkan, kemiskinan semakin meningkat, khusunya kemiskinan moral semakin tinggi, Apakah ini yang dinamakan Era Globalisasi, apakah ini hasil kemerdekaan Indonesia ?

Apakah ini yang diinginkan oleh para pahlawan dan para pendahulu kita ? tentu saja tidak !!, Indonesia Negeri yang besar, Indonesia negeri yang beradap, Indonesia Negeri yang Kaya dengan segala macam kekayaannya, baik dari kebudayaan, adat-istiadat, sumber daya alam yang melimpah ruah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dimana rasa nasionalisme yang pernah dicetuskan oleh para pendiri bangsa ini ditahun 1908, jangan sampai luntur hanya karena Hedonisme yang berkembang, peralihan budaya yang memaksa kita lupa akan budaya sendiri, bahkan lupa akan pakaian sendiri.

Jiwa Nasionalisme Rakyat Indonesia saya yakin masih kuat tertanam di dalam hati setiap insan Indonesia, yang sewaktu waktu timbul dengan segenap jiwa dan raga untuk mencintai Bangsa Indonesia.

Mampukah Kita Mencintai tanpa Syarat …?

Just 4 U large webSebuah perenungan … Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah. Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak.. bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”. Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka. “Anak2ku… Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah….. . tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini. Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.” Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu.. Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2.. disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita. “Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia – siaan”. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2.. Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,” Cintailah Cinta… DDen GOint.

Garuda di dada ku

Garuda ku

GARUDA ku.. berat bebanmu memikul kepentingan bangsamu…
PANCASILA ku…didadamu
Lima Sila yang menjadi pemersatu Bangsa..
Bhineka Tunggal Ika …tercengkram kuat dikakimu…
keanekaragaman budaya, adat istiadat, agama, suku bangsa, bahasa, menjadi satu kesatuan yang kuat untuk membangun bangsa Indonesia..
Terimakasih pahlawan – pahlawan ku yang telah memberikan darma baktimu untuk negeri tercinta ini
tanpa mu tak mungkin Indonesia Berdiri…
Ingatlah para pemimpin ku….
Kau adalah pemegang Amanat Rakyat Indonesia..
Para pahlawan menjadi saksi kepemimpinan mu…
yang telah mendarma baktikan Jiwa, raga dan nyawa untuk Indonesia

Siapapun Pemimpin ku…
Siapapun Presiden ku…

jangan kau gadaikan bangsaku…
jangan kau abaikan pahlawan ku…

Jagalah amanat rakyat dan warisan para pahlawan mu untuk anak dan cucu rakyat Indonesia, seperti keinginan para pahlawan ku……

Indonesia Satu, Indonesia Jaya…
Singkirkan noda di bajumu….

Kobarkan semangat bangsamu…

Lupa…, Warna bendera sendiri…?

Sang Merah PutihEnam puluh Empat tahun sejak diploklamirkan kemerdekaan Indonesia tahun 1945 dan Seratus Satu tahun Kebangkitan Nasional Indonesia 1908, Apa yang terjadi dengan bangsa yang kita cintai ini?

Carut Marut Pasca Reformasi belum bisa kita atasi dengan cara seksama, kesenjangan sosial semakin memprihatinkan, kemiskinan semakin meningkat, khususnya kemiskinan moral semakin tinggi, Apakah ini yang dinamakan Era Globalisasi, apakah ini hasil kemerdekaan Indonesia ?

Apakah ini yang diinginkan oleh para pahlawan dan para pendahulu kita ? tentu saja tidak !! Indonesia Negeri yang besar, Indonesia negeri yang beradap, Indonesia Negeri yang kaya dengan segala macam kekayaannya, baik dari kebudayaan, adat-istiadat, sumber daya alam yang melimpah ruah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Dimana rasa nasionalisme yang pernah dicetuskan oleh para pendiri bangsa ini ditahun 1908, jangan sampai luntur hanya karena Hedonisme yang berkembang,  peralihan budaya yang memaksa kita lupa akan budaya sendiri , bahkan lupa akan pakaian sendiri,  Jiwa Nasionalisme Rakyat Indonesia saya yakin masih kuat tertanam di dalam hati setiap insan Indonesia,  yang sewaktu – waktu timbul dengan segenap jiwa dan raga untuk mencintai Bangsa Indonesia…

Kembalikan Indonesia ku yang dulu…, yang  saling menghargai dan menghormati satu sama lainnya, yang bersatu padu melawan musuh, walau sekarang musuh yang kita hadapi berbeda, musuh yang kita hadapi adalah budaya,,,yang kurang dapat tersortir oleh kita….

Jiwa Nasionalisme

Enam puluh empat tahun sejak diploklamirkan kemerdekaan Indonesia tahun 1945, dan Seratus tahun Kebangkitan Nasional Indonesia 1908, Apa yang terjadi dengan bangsa yang kita cintai ini, Carut Marut Pasca Reformasi belum bisa kita atasi dengan cara seksama, kesenjangan sosial semakin memprihatinkan, kemiskinan semakin meningkat, khusunya kemiskinan moral semakin tinggi, Apakah ini yang dinamakan Era Globalisasi, apakah ini hasil kemerdekaan Indonesia ?, Apakah ini yang diinginkan oleh para pahlawan dan para pendahulu kita ? tentu saja tidak !!, Indonesia Negeri yang besar, Indonesia negeri yang beradap, Indonesia Negeri yang Kaya dengan segala macam kekayaannya, baik dari kebudayaan, adat-istiadat, sumber daya alam yang melimpah ruah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dimana rasa nasionalisme yang pernah dicetuskan oleh para pendiri bangsa ini ditahun 1908, jangan sampai luntur hanya karena Hedonisme yang berkembang, peralihan budaya yang memaksa kita lupa akan budaya sendiri, bahkan lupa akan pakaian sendiri, Jiwa Nasionalisme Rakyat Indonesia saya yakin masih kuat tertanam di dalam hati setiap insan Indonesia, yang sewaktu waktu timbul dengan segenap jiwa dan raga untuk mencintai Bangsa Indonesia.

Makna Cinta

Sungguh indah rasanya jika terbayangkan, hati riang bila sang pujaan terkenang, jangan pernah sungkan untuk diucapkan dan jangan lah malu untuk di ungkapkan.

Apakah mungkin seperti bunga ini menyatu, apakah dapat kupautkan keindahannya, hingga semua orang tercengang dan terpana, apapun bisa terjadi karena cinta, apapun dapat terluka karena cinta. Jika cinta menghampiri janganlah enggan untuk kau dekati, karena cinta tak dapat dipungkiri, hanya hati yang dapat mengerti arti cinta yang hakiki, mata hanya media perantara, wajah hanya perhiasan untuk disuka, tapi hati yang tau segalanya, oh…Cinta…..sungguh mempesona…..
oh…cinta….sangatlah menggoda…….
dari awal kita ada, sampai akhir terenggut nyawa…. cinta tak’ kan pernah sirna…..selagi manusia tetap mencinta……